Aku. Satu pak cerutu telah mengabu
pernah menemanimu
di atas meja kayu,
dibersihkannya aku. dengan Kemoceng tergantung di balik
pintu
iya.
“dengan nada pelan, ku akui’’
aku
telah Habis terhisap
pergi
mengudara Bebas
aku
lihat pula satu pak cerutu Baru
sudah
siap dalam Saku tinggal kau Sulut
dan
siap merasakan nasib yang sama. Seperti aku
terhisap lagi mengudara
Bebas lagi
Tidak ada komentar:
Posting Komentar