Kita tertegun pada jajaran planetaruim
sabit yang mengkarat perlahan menghalus bulat pada sebuah bentuk sempurna
apa itu kita ?
dua insan yang berada di bawah langit yang sama
menatap ke Atas dengan Nada yang sama dalam balutan harap…
bahwa kita bisa menyatukan hasrat..
dalam permainan taqdir di balik tabir
mencari-cari nama di lauhfulmahfudz di seperempat malam akhir.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar